Sambal Teri Yang Kece

 

Sambal Teri Kece namanya, usaha ini dibuat dari tangan seorang ibu muda yang gemar memasak bernama Ferni Nofianty, perempuan berhijab cantik yang biasa dipanggil Fey. Fey meracik dan mengolah sendiri Sambal Teri Kece dari olahan berbahan utama teri medan dipadupadankan dengan cabai segar dan rempah yang langsung diperoleh dari pedagang di pasar.

Menariknya soal rasa, pembeli bisa request loh. Kalau mau pedas sekali, pedas manis, atau pedas sedang-sedang saja bisa dibuat oleh Bu Fey. Selama ini, sambal Teri Kece ini masih dibuat dalam dua rasa utama, yaitu sambal Cabai Merah dan Sambal Cabai Hijau. Kabarnya bakal ada rasa baru, tetapi masih diuji coba katanya.

Usaha sambal teri kece ini dibuat pertama kali melihat peluang banyaknya ibu-ibu muda masa kini yang mungkin sibuk tidak sempat memasak, anak kos yang ingin menyimpan stok makanan, hingga bapak-bapak muda yang ingin makan praktis. Jadilah Sambal Teri Kece ini dibuat sebagai cara untuk menu makanan praktis.

Produk Teri Kece ini dijual dalam kemasan Toples Platisk yang agak tebal berisi 200gr. Jadi, produk tidak pecah ketika sampai ditangan konsumen.

Sejak usaha ini dibuat dari Januari 2016, sambal Teri Kece ini sudah diedarkan sampai ke Kota Bandung, Tangerang, Jakarta, Depok, Bogor, bahkan pernah dikirim sampai ke Kota Medan. Usaha yang dirintis dari Kota Cianjur dengan Jasa Pengiriman JNE YES. Jadi Produk bisa lekas sampai dan konsumen tak perlu menunggu lama untuk mencoba produk Teri Kece ini.

Harganya pun ringan dikantong dan sesuai dengan bahan dasarnya yang jelas setara dengan harga produknya. Teri kece dijual dengan harga Rp45.000 (Sambal Teri +kacang) dan Rp50.000 (Sambal teri tanpa kacang).

Nah Bagi kamu yang mau mencoba sambal Teri Ini bisa kontak langsung dengan nomor dibawah ini ya.

 

Pemilik Usaha : Bu Fey

Nama Usaha : Teri Kece

Kota Asal Pengiriman : Sukabumi/ Cianjur

Isi Bersih : 200 gram

Nomor Pemesanan : 085797432260 (fast repond)

Jasa Pengiriman JNE YES

 

 

Harga :

Sambal Teri +Kacang =Rp45.000

Sambal Teri tanpa Kacang = Rp50.000

 

 

Enam Aja Dulu Yang Perlu Kau Tahu Tentang Kota Medan

 

Hola sobat kece, ada yang pernah ke Kota Medan Enggak? Kota Medan merupakan Kota nomor tiga paling besar di Indonesia setelah Surabaya. Kota Medan juga sebagai lokasi asal muasal kerajaan Deli. Ada Banyak Hal yang bisa kamu ketahui dari Kota Medan loh…

Medan Medan berasal dari kata bahasa Tamil.

Kata Medan berasal dari kata Maidhan atau Maidhanam dari bahasa Tamil, yang berarti tanah lapang atau tempat yang luas, teradopsi ke Bahasa Melayu. Sehingga di sebut kota Medan

Gerbang Wilayah Indonesia Bagian Barat

Kota Medan adalh pintu gerbang Indonesia bagian barat, yakni melalui Pelabuhan Belawan dan Bandar Udara Internasional Kuala Namu. Bandara Kuala Namu ini sebenarnya berada di Kabupaten Deli Serdang, namun terhubung langsung dengan Kota Medan. Agar kamu ketahui sobat kece, akses menuju pusat kota ke pelabuhan dan bandara dapat melalui jalan tol dan kereta. Oh ya, Kota Medan adalah kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan bandara dengan kereta api.

Medan Bukan Hanya Ada Suku Batak Saja

Kota Medan merupakan kota multietnis terdiri dari latar belakang budaya dan agama yang berbeda-beda. Medan didominasi oleh etnis Jawa, Batak, Tionghoa, Mandailing, dan Minangkabau, dan Melayu. Suku Melayu bisa dikatakan menjadi suku pertama yang berada di Kota Medan. Jadi sobat kece, kalau ketemu orang medan, tanya saja sukunya. Bisa saja orang itu bukan orang Batak, tetapi berasal dari Kota Medan.

Luas Kota Medan hanya 3,6 % dari seluruh Wilayah Sumatera Utara

Kota Medan memiliki luas 26.510 Ha265,10 km². Luas tersebut hanya 3,6% dari wilayah Sumatera Utara. Kalau dibandingkan kota/kabupaten lainnya, ya sudah jelas luas Kota  Medan itu Sangat kecil dengan jumlah penduduk yang cukup besar, yiatu 2.210.624 jiwa.

Kota ini dikenal dengan Beca Mesinnya

Becak mesin adalah istilah yang digunakan di Kota Medan untuk becak yang digerakkan dengan mesin. Kalau sekarang sih ada juga yang menyebut dengan becok motor atau disingkat bentor. Becak mesin seagai moda transportasi yang beken loh, bisa mengantar kita dari rumah ke rumah (door to door service). Becak mesih pada masa awal, menggunkaan mesin mesin dua langkah Rex buatan Jerman.Lalu, menggunakan sepeda kumbang Gobel yang dikayuh untuk menghidupkannya. Kalau jaman sekarang sih, sudah banyak menggunakan Honda Win.

Aku dan Kau Adalah Sapaan Sehari-Hari Orang Medan

Kata Aku dan Kau merupakan kata menyapa yang digunakan untuk sehari-hari. Enggak mungkin orang Medan itu bilang, kamu ke pacaranya. Adanya juga “aku suka kali sama kau, dek. Mau kau kuajak nonton ke Medan Mall.” Apalagi kalau menggunakan kata “lo dan gue”, jelas orang itu sudah kesambet hantu sinetron dari Jakarta.

Ya, itulah ciri kota Medan yang harus sobat kece tahu. Kalau pergi ke Medan perhatikanlah, mungkin sobat bakal menemukan banyak keunikan lainnya di sana.

Pantai Kerewe, Pantai Indah dari Sumba Barat

Pantai Kerewe

Kalau kamu pernah berkunjung ke Kabupaten Sumba Barat, carilah informasi yang banyak dan lengkap tentang tujuan wisata apa saja yang ada di sana. Sumba barat itu kaya akan tempat tujuan wisata. Selain kaya dari bentang alamnya, budaya, masyarakat yang ramah, ternyata ada banyak pantai yang indah.

Tahukah anda di sana ada Pantai Nihiwatu yang disisi pantainya terdapat Hotel kelas Internasional, Namanya Nihiwatu Resort yang kabarnya pelancongnya sebagian besar dari luar negeri. “Kalau  orang Indonesia jarang ke sini, tidak sanggup bayarnya,” begitu kata seorang bapak ketika ditanya tentang siapa saja pelancong Resort Nihiwatu.

Di Sumba Barat itu Ada beberapa pantai, diantara nya Pantai Mambang, Lai liang, Teitena, Rua, Marosi, tentu saja Nihiwatu, Wanokaka,  dan Pantai Kerewe.

Kali ini, blog ini mau menuliskan tentang Pantai Kerewe. Pantai Kerewe terletak di Desa Patiala Bawa, Sumba Barat. Pantai ini berjarak 27 km dari Kota Waikabubak (ibukota Kab. Sumba Barat).

Kalau mau datang ke sana, pelancong bisa menaiki pesawat dan turun di Bandara Tambolaka yang terletak di Sumba Barat Daya. Setelah itu, pergi menuju Kota Waikabubak, Kab. sumba Barat yang memakan waktu sekitar dua jam. Lalu, apabila sudah sampai di Kota Waikabubak, pelancong bisa menaiki angkutan umum seperti mobil bak terbuka atau sewa angkot yang disebut bemo. Tetapi, sebagian besar pelancong datang ke sana membawa kendaraan sendiri, baik dengan mobil atau sepeda motor. Kalau kamu sebagai pendatang  baru ke sana, lebih baik menaiki mobil deh dan hati-hati karena banyak sekali pengendara yang melaju kencang dari arah yang sama atau lawan arah.

Jalan menuju ke Pantai Kerewe ini tidak mulus alias banyak jalan berlubang. Jadi harus memperhatikan kondisi jalan juga. Oh ya, jalan menuju pantai Kerewe ini juga jalan menuju Pantai Nihiwatu itu, akan berpisah jalur ketika memasuki perbatasan Kecamatan Wanokaka dan Kecamatan Lamboya.

Setelah memasuki desa Patiala Bawa, Pelancong akan disuguhi lapangan nan luas. Lapangan tersebut biasanya digunakan sebagai tempat perayaan Pasola, yang selalu dilaksanakan Bulan Februari setiap tahun. Kalau sudah bertemu lapangan Pasola, itu tandanya Pantai Kerewe sudah dekat, jaraknya hanya 3 km.

Lapangan Pasola

Kalau sampai Desa Patiala Bawa, akan melewati jalan beraspal yang cukup baik, lokasi pantai yang letaknya berbelok arah terkadang membingungkan pelancong. Kamu jangan ragu-ragu bertanya dengan orang lokal. Mereka pasti menjelaskan letak Pantai Kerewe tersebut. Ketahuilah, orang Desa Patiala Bawa sangat ramah terhadap pendatang, ada satu aturan adat yaitu, “apabila ada tamu, maka mereka wajib menjamu tamu tersebut.”

Secara administrasi, lokasi pantai termasuk Dusun II, Desa Patiala Bawa. Ada 4 Dusun di sana, dan berupa kampung adat. Kampung yang diisi dengan bentuk rumah adat, kekayaan budaya Sumba, dan kehidupan terhadap kepercayaan lokal sangat lekat di sana.

Lalu Apa saja yang bisa dilakukan di sana ya?

Berenang di Pantai Kerewe

Ya iyalah apa lagi yang kamu lakukan kalau enggak berenang di pantai. Namun, pengunjung harus ingat pantai disana punya kecendrungan ombak yang besar. Kalau tidak bisa berenang, upayakanlah berenang dipinggir saja dan jangan masuk ke daerah yang terlalu dalam. Kalau pelancong membawa anak, awasi anak dan ingat berenangnya di pinggir saja ya. Tahukah anda, Pantai ini memiliki garis pantai yang sama dengan Pantai Nihiwatu. Pelancong bisa melihat penginapan dan pantai Nihiwatu dari kejauhan. Sejujurnya pantai ini indah sekali dengan pasir putihnya. Kalau pelancong datang di pagi hari, bisa juga melihat aktivitas masyarakat lokal ketika memancing ikan dan mencari Bulu Babi di sana.

Mengumpulkan Bulu Babi

Menginap di Musa Homestay

Ada beberapa penginapan di sana yang bentuknya berupa homestay. Disana ada Homestay yang bernama Musa Homestay. Penginapan yang dimiliki oleh orang lokal. Penginapannya dibuat seperti rumah orang lokal, namun bentuknya lebih kecil. Ada fasilitas listrik (tetapi lampu untuk siang hari saja, dan tidak bisa mengecas laptop). Kamar memiliki isi kasus empuk, layaknya kamar hote. Pemiliknya Musa sangat ramah kepada pelancong, jangan ragu ajak berbicara dan meminta sesuatu yang dibutuhkan kepadanya. Harga penginapan homestay berkisar Rp400.000/ malam dan sudah termasuk makan di sana. Enggak tahu ya, kalau harganya sudah naik atau belum.

Mengunjungi Kampung Adat

Kalau sudah puas berendam di pantai dan sempat menginap di sana. Mintalah kepada penduduk lokal, agar bisa melihat-lihat kampung di sana. Ada banyak hal yang anda ketahui tentang masyarakat yang hidup disana, seperti mitologinya, kepecayaan Marapu, kondisi sosial budayanya, tentang perkampungan tradisionalnya, budaya megalitik yang terkenal dengan kubur batu, keragaman ritual, seni dan kerajinan, hingga bagaimana orang disana menjalani hidup sehari-hari. Kalau sudah bisa kenal dekat dengan mereka, maka diketahui bahwa mereka sangat rama terhadap para pelancong.

3 Bisnis Menggoda Milik Artis ini Pantas Kamu Coba

sumber : instagram laudyacynthiabella

Kalau artis membuat bisnis itu rasanya sudah enggak heran ya. Mereka punya modal uang, terkenal, dan kreasi makanannya bisa dibilang oke punya. Bisnis makanan mereka pun berkembang pesat di berbagai kota bahkan malah menjadi ciri khas loh. Contohnya 3 artis ini nih sahabat kece.

Irwansyah

Irwansyah memiliki kue yang sukses di kota Medan. Kalau kamu nanya orang Medan mau bawa ole-ole apa, maka salah satunya menyebut Medan Napoleon.  Medan Napoleon merupakan saha Cake atau Bolu yang bernama yang berada di jalan wahid hasyim Kota medan. Produk makan kue ini berciri khas lapisan pastry tipis dilengkapi oleh selai atau cream manis, Lalu bagian luarnya dibalut bolu nan lembut. Kue Medan Napoleon ini sangat unik karena ketika dimakan rasanya jelas enggak sama dengan bolu gulung bisa, renyah dengan lapisan pastry di bagian dalamnya.

Usaha ini sedang sukses-suksenya, bagi kamu yang mau membelinya harus siap-siap antri. Pengunjungnya bisa menunggu “lamaaa kali pun” kalau kata orang Medan. Kabarnya binis kue Medan Napoleon dimiliki Irwansyah ini bisa menyangi Bika Ambon dan Kue Gulung loh.

Laudya Chynthia Bella

Cyntia Bella juga enggak mau kalah sahabat kece. Ia yang tak lain dan tak bukan teman Irwansyah dan istrinya membuka usaha makanan juga di Bandung. Bella Membuka usaha kuliner cake dengan nama Bandung Makuta. Hebatnya sejak dibuka bulan maret lalu, usaha milik Bella tersebut ludes diserbu para pembeli. Laku keras kayak usaha Irwansyah di medan itu loh.

Usaha Bella terletak di Jalan Van Deventer No.2 Bandung.Bandung Makuta memiliki varian rasa rasa coklat, keju, lemon, karamel, serta blueberry. Harganya pas dikantong loh, yaitu Rp55.000-Rp60.000. Kalau lagi jalan-jalan ke Bandung boleh loh singgah-singgah setelah lelah jalan-jalan di sana.

Teuku Wisnu

Teuku Wisnu yang merupakan ipar dari istri Irwansyah ini rupanya juga memiliki usaha yahud di kota malang. Usaha makanan  milik Teuku Wisnu ini diberi nama Malang Strudel. Sahabat kece harus tahu nih, Strudel adalah kue berlapis, yang terbuat dari pastry dan berisi beragam buah-buahan. Kabarnya makanan ini tenar di jaman Hasburg Empire (1278 – 1780) di Austria. Wah kece nih. Strudel sering dinikmati di Jerman adalah yang berisi buah apel, disebut dengan apfel strudel. Kalau kamu mau coba-coba bolehlah datang ke Jl Ardimulyo no 14 Singosari, Malang. Mana tahu sekalian bisa bertemu Teuku Wisnu.

Usaha yang dibangun sejak 20 Desember 2014 kabarnya juga terkenal di kota malam loh. Teuku Wisnu berniat menjadikan usahanya ini menjadi ciri khas Kota Malang. Bagi kamu yang lagi jalan-jalan ke kota Malang, kayaknya Malang Strudel ini bisa menjadi pilihan buat ole-ole yang dibawa buat sanak saudara.

Ya itu sahabat kece. Dari bintang sinetron menjadi pengusaha ajib banget dah ya. Mereka membangun usaha yang bisa laris manis di kota masing-masing tempat usaha ini dibangun.